PANJI ISLAM

Khilafah

Sabtu, 10 April 2010

99 LANGKAH MENUJU KESEMPURNAAN IMAN


01. Bersyukur apabila mendapat nikmat.
02. Sabar apabila mendapat kesulitan.
03. Tawakal apabila mempunyai rencana/program.
04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan.
05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan.
06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan.
07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan.
08. Jangan usil dengan kekayaan orang.
09. Jangan hasad dan iri atas kesuksessan orang.
10. Jangan sombong kalau memperoleh kejayaan.
11. Jangan tamak kepada harta.
12. Jangan terlalu ambitious akan sesuatu kedudukan.
13. Jangan hancur karena kezaliman.
14. Jangan goyah karena fitnah.
15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri.
16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram.
17. Jangan sakiti ayah dan ibu.
18. Jangan usir orang yang meminta-minta.
19. Jangan sakiti anak yatim.
20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar.
21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil.
22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid).
23. Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu.
24. Lakukan shalat fardhu di awal waktu, berjamaah di masjid.
25. Biasakan shalat malam.
26. Perbanyak dzikir dan do'a kepada Allah.
27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat.
28. Sayangi dan santuni fakir miskin.
29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah.
30. Jangan marah berlebih-lebihan.
31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan.
32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah.
33. Berlatihlah konsentrasi pikiran.
34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi.
35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan.
36. Jangan percaya ramalan manusia.
37. Jangan terlampau takut miskin.
38. Hormatilah setiap orang.
39. Jangan terlampau takut kepada manusia.
40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala.
41. Berlakulah adil dalam segala urusan.
42. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah.
44. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran.
45. Perbanyak silaturrahim.
46. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam.
47. Bicaralah secukupnya.
48. Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya.
49. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu.
50. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur.
51. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin.
52. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga.
53. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan.
54. Hormatilah kepada guru dan ulama.
55. Sering-sering bershalawat kepada nabi.
56. Cintai keluarga Nabi saw.
57. Jangan terlalu banyak hutang.
58. Jangan terlampau mudah berjanji.
59. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara.
60. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti mengobrol yang tidak berguna.
61. Bergaul lah dengan orang-orang soleh.
62. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar.
63. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu.
64. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita.
65. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi.
66. Jangan membenci seseorang karena pahaman dan pendiriannya.
67. Jangan benci kepada orang yang membenci kita.
68. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukansesuatu pilihan.

69. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan.

70. Jangan melukai hati orang lain.
71. Jangan membiasakan berkata dusta.
72. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian.
73. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab.
74. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.
75. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita.
76. Jangan membuka aib orang lain.
77. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita,lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita.
78. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana.
79. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan.
80. Jangan sedih kerana miskin dan jangan sombong kerana kaya.
81. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama,bangsa dan negara.
82. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain.
83. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara.
84. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa.
85. Hargai prestasi dan pemberian orang.
86. Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan.
87. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan.
88. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuaidengan norma-norma agama dan kondisi diri kita.
89. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fisikal atau mental kita menjadi terganggu.
90. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana.
91. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita.
92. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina.
93. Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kitasebelum dipastikan kebenarannya.
94. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban.
95. Sambutlah huluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan.
96. Jangan memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuan diri.
97. Waspadalah akan setiap ujian, cubaan, godaan dan tentangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan.
98. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan merusakkan.
99. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang.


Bagaimana boleh solat berkenaan diterima Allah.. umur dah lanjut macam ni pun solat masih di peringkat sederhana, itu pun kalau boleh di kategorikan begitu.


Secara ringkasnya, sebelum memulakan solat, penceramah mencadangkan kita mengambil 2 minit untuk "menyediakan diri" sebelum menghadap Yang Esa.


2 perkara yg elok dilakukan sebelum berniat untuk solat... sewaktu kita berdiri tegak sebelum lafaz niat:


1. Minit pertama - Membangkitkan rasa KEHAMBAAN dlm diri kita. Kenangkan kembali dosa2 kita, betapa kerdil dan hinanya kita, seolah2 tak layak utk diberi peluang menghadap yg Esa. Pendek kata, kutuk diri sendiri dan menyesallah.


TANDA-TANDA wretch WORLD


1.Lupakan dosa2 past and do not want to repent.

2.Ia remember the deeds of worship that made it, calculate how much charity jariahnya, how many prayers are made.

3.Orang that the person is mememandang berdarjat, not the poor with even one eye.

Last 4.Dalam case the person who had himself just perfect, do not despise the prayer, fasting and the practice is not Islamic law seolah2 himself just a pure Islam. (In the sense he's proud of the practice have done). That tanda2 the wretched world.

Bab 4: Pembunuhan


1. Murder is one of the great sins as God Almighty says: -

"Anyone who kills those who believe in the willfully balasananya is Hell will abide therein and the wrath and curse of Allah and made him a severe penalty."
(Surah An-Nisa'a Verse 93)

God's Word, which means: -

"O you who believe you are required to Qisas (the consideration in accordance with the act) for killing people."

2. Methods of killing three ways:

1) Accidental entirely alone

i) intentional killing alone. - The person who seeks to kill by using a device that can kill or disable someone.

Sentence: - - Murder must be requited with murder as well (Qisas) unless the pardon by the heirs who were killed to pay blood-money mughallazah (heavy fines) or excused without pay blood-money (fines) -

Qisas prerequisites: -

1) Islam
2) There are no excused by the heirs

2) mis-alone

- The unintentional killing as an example of the shoot animals but tertembak one another and cause the person killed.

Penalty: -
Charge reformism not be Qisas (suicide reaction), but his blood-money must mukhafafah (fine light). Blood-money was paid by the brothers' killers and payment may be deferred for three years. -

God's Word, which means: -

"Anyone who kills a person believed to be accidental but he freeing of a believing slave and pay blood-money (fines) to members who were killed."

(Surah An-Nisa'a - Verse 92)

3) similar to purely

- The person who hit others with a tool that typically can not be killed off like twigs or wood and hit it off with

. - Sentence: -
Islah no compulsory Qisas (suicide reaction) but are required to pay blood-money family killer mughallazah (heavy fines) by gradually for three years.

KEDATANGAN IMAN MAHDI


Ada disebutkan dalam Atsar, kata-kata sahabat yang menerangkan tanda-tanda sudah dekatnya kemunculan Imam Mahdi. Menurut riwayat apabila sudah dekat kedatangan Imam Mahdi akan banyak terjadi peperangan, banyak bencana dan banyak bala.


Pada masa itu nanti semakin banyak terjadi pembunuhan dan peperangan. Orang mahu berbunuh-bunuhan kerana masalah remeh-temeh. Antara satu kumpulan de-ngan kumpulan lain, begitu juga antara satu negara dengan negara lain berperang kerana masalah kecil. Bencana semakin banyak berlaku, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, angin puting beliung, banjir dan sebagainya. Begitu juga penyakit, semakin banyak jenis penyakit dan semakin ramai manusia yang berpenyakit.

Menjelang datangnya Imam Mahdi nanti akan muncul api yang besar dari arah Masyriq (tempat terbitnya matahari) dan menerangi seluruh ufuk selama tiga malam. Pada masa itu juga nanti lengkaplah jumlah orang-orang yang mengaku dirinya sebagai nabi berjumlah enam puluh orang. Masa itu akan tenggelam kampung-kampung di negeri Syam. Akan datang angin yang hitam yang me-nyebabkan manusia ramai yang mati. Sungai Furat di Iraq akan melimpah (banjir) yang menyebabkan kota Kufah tenggelam. Akan terdengar suara seruan dari langit. Suara itu dapat didengar oleh semua manusia yang ada di dunia. Dan yang paling menghairankan lagi, suara itu dapat difahami oleh semua orang.


Orang yang hanya tahu atau faham bahasa Inggeris faham mendengar seruan dari langit itu, begitu juga pengguna bahasa Cina, bahasa India, bahasa Melayu, bahasa Arab dan sebagainya. Mungkin juga panggilan itu dalam bahasa Arab tetapi semua orang mendengar dalam bahasanya sendiri.

Terdengar suara pada tengah malam bulan Ramadan yang menyebabkan semua orang yang tidur terbangun atau terperanjat. Banyak pembunuhan dan banyak peperangan berlaku sehingga darah mengalir di jalan-jalan raya. Orang semkain berani berbuat jahat tidak kira tempat dan waktu.

Pada masa itu nanti yang diangkat menjadi pemimpin pun terdiri dari orang-orang jahat. Pemimpinnya jahat dan orang yang dipimpin pun sama-sama jahat. Dalam hadis dikatakan ramai manusia pada masa itu nanti yang beriman pada waktu petang tetapi esok paginya sudah menjadi kafir. Namun demikian ramai ulama yang mengertikan hadis itu dengan kafir nikmat.


Bukan bererti petang dia masih Islam esok harinya sudah Nasrani atau Yahudi misalnya. Maksud hadis itu menurut ulama menunjukkan banyaknya orang yang kafir nikmat. Apa-apa nikmat dan pemberian Allah tidak disyukuri dan tidak digunakan kepada yang diredai Allah SWT.
Menjelang turunnya Imam Mahdi dikatakan pasukan tentera dari Turki akan datang ke jazirah Arab. Mereka datang untuk menakluki tanah-tanah jazirah Arab. Mereka bunuh pemimpin-pemimpinnya dan mereka kuasai daerahnya.


Dalam keadaan dunia yang buruk dan kacau itu tiba-tiba muncullah Imam Mahdi. Beliau datang untuk meneruskan atau menyambung perjuangan datuknya (Muhammad s.a.w) untuk mengatasi kekalutan dan kekacauan yang dihadapi umat. Semua makhluk yang ada di langit dan yang ada di bumi merasa gembira dengan kedatangan Imam Mahdi itu. Bukan hanya manusia yang gembira, tetapi juga binatang buas, burung-burung dan makhluk lainnya.


Imam Mahdi itu adalah seorang lelaki yang soleh dari keluarga Rasulullah s.a.w yang ada ketika itu (pada masa munculnya) nanti. Dia diangkat orang menjadi pemimpin ketika manusia di seluruh dunia nanti sudah begitu buruk keadaannya.


Mereka mengangkat Imam Mahdi menjadi pemimpin ketika itu nanti setelah melihatnya berilmu, berakhlak dan mempunyai banyak kelebihan. Manusia yang ada pada zaman itu nanti mengharap semoga dia dapat mengembalikan dunia kepada kebaikan. Dengan perasaan yang cukup berat, dia (Imam Mahdi) menerimanya. Dia sendiri tidak tahu yang dirinyalah Imam Mahdi yang ditakdirkan Allah SWT untuk diutus ke dunia. Begitu juga manusia sedunia yang telah mengangkatnya menjadi pemimpin dunia, tidak tahu bahawa orang yang mereka angkat itu adalah Imam Mahdi.


Kerana tidak tahu yang dirinya Imam Mahdi dan tidak berapa suka menjadi pemimpin, sudah tentu dia pun tidak ada berkempen mengajak orang untuk mengangkatnya. Setelah dia memimpin dunia dengan baik barulah orang tahu bahawa itu adalah Imam Mahdi. Dia tunjukkan perilaku yang baik, dia ajak manusia mengerjakan yang makruf dan meninggalkan yang mungkar, kemudian orang pun mengikuti arahannya.


Mengapa manusia yang sudah begitu lama bergelimang dengan dosa mahu diajak kepada kebaikan? Ini tentunya samalah dengan zaman jahiliah dahulu, yang mana keadaan masyarakat sudah begitu buruk, tiba-tiba datang seorang utusan Allah untuk membaiki keadaan dunia, orang pun terus mengikutnya.


Manusia mahu diajak kepada kebaikan tentunya setelah melihat orang yang mengajak itu mempunyai banyak kelebihan, dan yang paling penting orang yang mengajak itu berjuang dengan ikhlas dan sesuai kata-kata dengan perbuatannya. Jadi nanti manusia seluruh dunia mengikut ajarannya kemudian dia pun mengatur dunia dengan baik.

Keadilan dapat ditegakkan seperti zaman Rasulullah s.a.w. dahulu. Kerana keadaan masyarakat sudah baik dan sudah beriman, malapetaka dan musibah berkurangan. Bahkan rahmat Allah pula yang datang dan rezeki melimpah ruah. Setelah dunia aman dan makmur serta melihat pemimpinnya tidak terpedaya oleh kesenangan dunia, tahulah mereka bahawa yang memimpin mereka itu adalah Imam Mahdi.

sumber dr:

Chapter 6: Sodomy


Sodomy is sexual intercourse in the anus, anal, whether male or female anal anal even his own wife.

Didubur intercourse is illegal, and ruling as a woman not have sex difaraj his wife, and also whether the punishment of adultery. Those who commit sodomy, should be punishable hudud, is stoned to death, if the person is Muhsin elapse. And sentenced to 100 lashes whipping and banishment for one year, if the elapse of non-Muhsin.

(Kifayatul Ahyar constituent 2 pages 111-112)

MUSAHAQAH (lesbian)

Commits an act to satisfy the sexual desires of women by women with mengeselkan vagina vagina with them to bring passion and feel the passion with reason pergeselan vagina between these two woman.

Musahaqah is an illegal act and should be punishable takzir, where the offense may be convicted musahaqah evidence required to convict the offenses that must be punished takzir. And sodomy offenses shall be convicted of the offense with the evidence as required by legislation to prove adultery.

Come ANIMALS

An animal that does not come to be construed as a fornicator. Their actions could be termed an illegal and shameful act that must be sentenced to takzir.

Intercourse with the dead

Mensetubuhi men dead woman who is not his wife commits adultery shall not be construed, but the man must be punished takzir. Similarly, women who enter the penis and not her husband died in the vaginal can not be considered as committing adultery, but she must also be punished takzir.

So for all of the above is just a man and woman must be punished takzir only and should not be subject to hudud.

PROOF-EVIDENCE FOR OFFENCES adultery convict

To convict a person is guilty of adultery cases that must be hudud must be proved by one of the following: -

i) adultery must be witnessed by four male witnesses. As Almighty Allah says:

"And anyone who commits acts of indecency (adultery) of the women you call in four men among you bear witness to their deeds."
(Surah An-Nisa '- verse 15)

ii) Declaration (declaration) of those who commit adultery. This declaration must be made before the priest or his representative as a judge or kadhi.

iii) Qarinah, which shows things happen adultery, for example pregnant women who are not married, or have not known her husband.


WITNESS-WITNESS QUALIFICATION IN CASE adultery

Witnesses are entitled to a witness in the case of consensual sex offenses that may be penyaksiannya are those who meet the following conditions: -

1. 4 males
2. Puberty, were grown according to the conditions specified by law.
3. Sanity
4. People just, that is not a grievous sin and the sins of the small.
5. Muslims
6. That all witnesses must actually see with their own eyes in the male genitals into female genitalia such as keris into the sarungnya.
7. Evidence of witnesses must be clear, that explains a substance into the penis into her vaginal opening as a place - not a metaphor.
8. Witnesses must see the adultery was committed in a certain place and in the same time (not a different place and time.)


(Reference Book - Book Mathla'al Badraian -
Sheikh Muhammad Al-Fathani David)

Chapter 7: Sumitro


Meaning Sumitro

Understanding is melimparkan zina to good people or deny the holy keturunanya.

DISTRIBUTION Sumitro

1.) Sumitro-pesalahnya the offender shall be punishable hudud, as an accused person who is good with adultery without disclosing the holy man who just four witnesses.

2.) Sumitro-pesalahnya the offender shall be punishable as an accused person takzir others reject, stealing, drinking arakatau apostates and others, are slandered, and others wore the pride one can menjatuhkah and humiliated.

Accuse someone of adultery without good clean produce four male witnesses are judged fairly and on the sin adalahharam besardan Sumitro limit must be punished (whipping) of 80 lashes, and can not be accepted penyaksiannya forever because he is the Fasiq. As Almighty Allah says:

"And those who launch a charge of adultery for women chaste, then they do not bring four witnesses. So they lash 80 lashes, and do not accept their testimony ever since they were the Fasiq. "
(Surah An-Nur verse 4)

Exxon THE PENALTIES CAN BE IMPOSED Sumitro

1. Sanity
2. Puberty
3. The will itself is not forced
4. Aware announced Sumitro
5. Non-parents and grandparents of the person accused.

If the accused is insane or not the child of reason, can not be punished Sumitro limits on them. This is as according to the Prophet's hadith narrated by Imam Bukhari says:

"He will not punish those three people, namely children until puberty, the sleeping until it is woken up and the insane until he recovered from gilanya."
(Reported by Bukhari Fi Muslim)

HOW-how to Sumitro

Crime in the Qanun Sayr'iyyah how do Sumitro three ways:

i) The charge made by sarih (clearly), which alleged that use words that clearly and accurately that can not be construed to purposes other than adultery and denial of consanguinity (offspring)

ii) allegation made by kinayah (kiyasan ), which alleged that using the word unclear and inaccurate, which can carry the meaning of adultery or otherwise.

iii) The charge made by ta'ridh (satire), which alleged that using the word unclear and inaccurate, which can also provide an understanding Other daripadazina as do the words kinayah.

EVIDENCE-PROOF OF OFFENCES convicted Sumitro

Sumitro offense may be convicted in one of the following evidence: -

1. Shahada (testimony)
2. Affirmation (confession)
3. Yamin (oath)


globe